Disini Barak Kami…


Bangunan Islam
12 Juni, 2007, 1:41 am
Diarsipkan di bawah: Halaqah
Konsepsi Islam dapat diibaratkan sebagai sebuah bangunan yang utuh dan kokoh, yang tegak di atas pondasi keimanan. Sabda Rasulullah SAW:
 

“Bangunan Islam itu atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke Baitullah dan puasa di bulan Ramadhan”. (HR. Bukhari dan Muslim)

  Kesempurnaan Islam telah ditegaskan oleh Allah SWT dalam firman-Nya:
 

” …Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai jadi agama bagimu…”(QS. 5:3)

  Karakteristik (ciri khas) Islam berikut ini dapat menggambarkan kesempurnaan Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhai Allah:
 

1. Bersumber dari Allah SWT (robbaniyyah), bukan buatan manusia. Tujuan pertama dan terakhirnya adalah agar manusia menyembah Allah yang merupan tujuan penciptaan manusia. (QS. 51:56)
2. Bersifat kemanusiaan yang universal, yaitu diturunkan Allah SWT sebagai petunjuk untuk seluruh umat manusia, bukan hanya dikhususkan untuk suatu kaum atau golongan. (QS. 21:107, 34:28, 7:158)
3. Lengkap dan mencakup seluruh aspek kehidupan. Tidak ada suatu pekerjaan, baik kecil ataupun besar, kecuali Islam telah menerangkan hukumnya. (QS. 6:38, 16:89)
4. Ajaran Islam mudah untuk dikerjakan tanpa kesulitan sedikitpun, sebab Islam tidak membebankan manusia suatu kewajiban kecuali sebatas kemampuannya. (QS. 2:286)
5. Ajaran Islam bertujuan untuk menegakkan keadilan mutlak dan mewujudkan persaudaraan dan pesamaan ditengah kehidupan manusia, serta memelihara darah, kehormatan harta, akal, dan agama mereka. (QS. 5:8, 6:152, 4:125)
6. Bersifat seimbang (tawazun), dimana seluruh ajaran Islam menjaga keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum,antara jasad dan ruh, antara dunia dan akhirat. Firman Allah:

 

  “Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi….”
  Dalam hal keseimbangan antara kebutuhan jasad dan ruh, Nabi SAW bersabda:
  “Sesungguhnya badanmu memiliki hak atasmu, jiwamu mempunyai hak atasmu dan kelurgamu juga memiliki hak atasmu, maka dirikanlah setiap yang mempunyai hak-haknya”. (Al Hadist)
 

7. Perpaduan antara ‘tidak berubah’ dan ‘menerima perubahan’. Ajaran Islam tidak berubah pada pokok-pokok dan tujuannya, namun menerima perubahan pada cabang, sarana dan cara-caranya, sehingga dengan sifat menerima perubahan ini Islam dapat menyesuaikan diri dan dapat menghadapi perkembangan zaman. Dan dengan sifat tidak berubah pada pokok-pokok dan tujuannya Islam tidak dapat larut dan tunduk pada perubahan zaman dan perputaran waktu.
 

  Beberapa karakteristik inilah yang membedakan agama Islam dari agama yang lain, dari peraturan dan undang-undang buatan manusia Islam merupakan satu-satunya agama Allah dan Allah tidak akan menerima agama selain Islam. (QS. 3:19,85) Namun manusia saat ini banyak yang lebih suka membuat aturan sendiri dan tidak mau menjalankan aturan Islam dalam kehidupan. Padahal jelas manusia hanyalah ciptaan Allah sehingga dalam hidupnya tentu saja membutuhkan aturan dari pencip-Nya.
  Dalam tubuh umat Islam sendiri saat ini ada yang merasa pesimis melihat realita umat yang serba menyedihkan. Mereka ragu dan bahkan menilai mustahil dengan isu bangkitnya kembali Islam. Padahal Allah telah menjanjikan kemenangan agama ini dalam firman-Nya:
 
 

“Dan Dialah yang menurunkan Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya”.(QS. 9:33).

Kandungan ajaran Islam secara global dapat dbagi atas tiga bagian, yaitu:

1. Pokok dan pondasi (asas), yang terdiri atas aqidah dan ibadah. Aqidah mencakup dua kalimat syahadat dan rukun iman yang enam, sebagaimana firman Allah dalam QS. 2:177. Sedangkan ibadah disini adalah dalam pengertian khusus yang tercakup dalam rukun Islam.
 

2. Bangunan (bina’), berupa aturan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia (sistem hidup), seperti:
a. Sistem politik, diantaranya prinsip musyawarah (QS. 3:159; 42:38), perdamaian (QS. 2:208; 8:61), hukum (QS. 6:57; 12:40)dan jinayat.
b. Sistem perekonomian, seperti masalah utang piutang (QS. 2:282), pegadaian (QS. 2:283), penghalalan jual beli dan pengharaman riba (QS. 2:275).
c. Sistem keprajuritan (militer), seperti mempersiapkan tentara (QS. 8:60).
d. Sistem akhlak, diantaranya tentang berbuat kebaikan (QS. 2:44), berkata benar (QS. 2:177), memaafkan (QS. 2:237).
e. Sistem sosial kemasyarakatan, seperti masalah zakat (QS. 2:43), keadilan dalam menegakkan hukum (QS. 4:58) dan konsep persaudaraan (QS. 49:10,13)
f. Sistem pengajaran, seperti berlaku lemah lembut dalam memberi pelajaran (QS. 3:159), pemberian nasihat (QS. 31:12-19).

 

3. Pendukung dan penopang (muayyidat) yang mencakup:
 

a. Konsep jihad (QS. 22:39,40)
b. Amar ma’ruf nahi munkar (QS. 3:104)
c. Hukum-hukum (QS. 5:49)
d. Sanksi (QS. 5:33,38)
 

 
  Bangunan Islam tidak bisa berdiri kecuali dengan adanya pondasi. Dan agama Islam belum tegak sempurna bila bangunannya belum berdiri pada pribadi-pribadi kaum muslimin dan pada sistem hidup masyarakat. Dan dengan adanya penopang, bangunan itu akan berdiri tegak dan kokoh.
 

 
 
 

DISKUSI
Kita telah meyakini bahwa Islam akan dimenangkan oleh Allah terhadap sistem-sistem yang lain. Bahkan dalam QS. Ali Imran ayat 110 dan 139 dijelaskan bahwa umat Islam adalah umat yang terbaik. Tetapi kenyataannya tidak menunjukkan demikian. Umat Islam masih dikenal sebagai umat yang miskin, terbelakang dan berbagai atribut jelek yang lain. Bagaimana menjelaskan kontradiksi ini?

 
 
 

REFERENSI

· Aqidah Seorang Muslim, Al-Ummah
· Panduan Pendidikan Agama Islam, IPB
 

“Hendaklah kamu takut kepada Allah dimana saja kamu berada. Dan tutuplah perbuatan yang buruk dengan perbuatan yang baik, karena akan menghapuskannya, dan bergaullah dengan sesama manusia dengan akhlak yang baik”.

(HR. Ahmad)


1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

Hal : Usualan Tema Maulid Nabi Saw 1428 H
Kajian buku Mukhammad saw Sang Psikolog

Kepada Yth, saudara / i kaum Muslimin
Di
Tempat.

Assalamualikum wr wb.

Salam Sukses dan semoga Allah SwT menganugrahkan kesehatan, keluasaan rezeki yang diberkati kepada kita semua amin.

Alkhamndulillah kini kita memasuksi bulan maulid, yang mana dalam tradisi memperingati mauled Nabi Mukhammad SAW sebagian masyrakat kita mengadakan acara dengan macam-macam acara ada yang ngalab berkah dengan bekas air keris, ngalab berkah sberebut surabi dan bahkan ada yang memperingatinya dengan mendera diri sebagai implementasi untuk membuktikan kecintaannya kepada rosul SAW.

Akan tetapi dikalangan masyarakat, yang mengedepankan pencerahan akal dan hati nurani justru pada momentum bulan maulid Nabi dengan mengaktualisasi dan mengeksplor cakrawala uswatun khasanah Sang Nabi terakhir zaman ini. Kajian atau study –study yang menggambarkan rosul dari aspek tauladan ibadahnya, kesabarannya, Sang leadhershiep , sang ekonom , sang panglima,, sang ahli managamena dan strategi.

Memang itulah menariknya sang Rosul kita, ditinjau dari sisi manapun beliua adalah sang maestro dan lagenda, kenapa bisa demikian , Aisyah ra meriyawatkan bahwa mukhammad adalah Al Quran berjalan. Untuk menambah wawasan kita bersama, perkenankan pada peringatan maulid tahun ini, kami menawarkan tema “ Mukhammad Saw Sang Psikolog “

Bilamana sauadaraku berminat dan ingin share silahkan bisa adakan acara Tausiah memperingati maulid nabi dana atau bedah buku berjudul “ Mukhammad saw sang Psikolog” .

Untuk bahan pertimbagan Bapak / Ibu / saudra bersama ini dengan hormat kami undang, kunjungi / akses ke web
1. http://Alqurancentrewordpress.com. berisi tentang Kajian Al Quran HsQ
2.http://Psikologialquranworpress.com berisi Psikologi Al Quran dan Konsultasi solusi permasalahan Psikoogi dari perpekstif Psikologi Al Quran
3. http://www.msqspirit.com tentang profil pusdiklat / Trainning Al Quran Centre/HsQ
3. http://gusifulwordpress.com tentang Web Al Quran centre & web Psikologi Al Quran,
Informasi bisnis dan kuliah di Bandung.

Atas kerelaan Bapak/ ibu memperhatikan undangan dan usulan tema mahulid tahun ini, Semoga Allah senantiasa melimpahkan Taufiq dan Hidayah Nya kepada anda dan saudara kaum muslimin semuanya. Amin dan terima kasih

Bandung 17 maret 2008
Gusiful

Komentar oleh gusiful




Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>